BERPUASA
"Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engka membuka belenggu-belenggu kelaliman , dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tidak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian - Yesaya 58:6-7 Pada tahun 1947, saat India baru saja meraih kemerdekaannya, sebuah tragedi besar terjadi. Kerusuhan saudara pecah antara kelompok Hindu dan Muslim di Calcutta (sekarang Kolkata). Kota itu berubah menjadi lautan api; kebencian menyebar lebih cepat daripada peluru, dan nyawa melayang setiap jamnya. Para pemimpin militer dan politik gagal menghentikan pertumpahan darah tersebut. Dalam keputusasaan itu, Ada orang yang sudah tua dan lemah, mengumumkan: "Aku akan berpuasa hingga mati, kecuali jika akal sehat kembali ke Calcutta." Puasa sebagai "Operasi Hati" Ia tidak sed...